United Arab Emirates embassies in nearby countries

» Indonesia

» Malaysia

» Singapore

» Thailand

» Vietnam

United Arab Emirates embassies worldwide

Other embassies and consulates in Manila

United Arab Emirates flag Embassy of the United Arab Emirates in Manila

Address16th Floor, Commerce and Indusrty Plaza
Mchkinley Hill
Fort Bonifacio, Taguig City
Philippines
Phonelocal: (02) 822.1777
international: +63.2.822.1777
Faxlocal: (02) 555.1843
international: +63.2.555.1843
Emailmanila@mofa.gov.ae

» Can I visit the United Arab Emirates without a visa?

Comments on this Embassy

Showing comments 11–20 of 987, newest first.
<< < 1 2 3 4 ... 97 98 99 > >>
Lota S.Rioveros
Wed, 6 Jan 2016 22:45 EST
Red ribbon
My son have a visitor's visa to Dubai. He'll bring with him an authenticated diploma (with red ribbon) to look for a job.Does he need to have that diploma stamped there at the embassy or is that only applicable for directly hired applicants? Kindly email me.Thank you! queen_ls2003@yahoo.com
tessa
Wed, 6 Jan 2016 06:51 EST
DIPLOMA UAE STAMP AND RED RIBBON
HI i just ask how to process to get red ribbon docs and most important the UEA STAMP ..THANK YOU
Lorenzo Pena
Wed, 6 Jan 2016 01:11 EST
TOR/Diploma for UAE stamp
Hi,
Ask ko lang po kung pwede pa pong I-pastamp yong TOR/Diploma ko na na-red ribbon since 2011? Gusto klng po maclaro kasi if hinid valid mag-renew ako bago para hindi po sayang oras pagpunta dyan for stamp. If am I right TOR/Diploma ay walang Expiry so it mins ba na yong red ribbon ay valid din kahit since 2011 pa siya narelease ng DFA?

Hoping for your response.

Thank You.

May please send your response to lorenz13_pena@yahoo.com
bhelle
Sun, 27 Dec 2015 16:52 EST
stamping
good day i have already my red ribbon documents but no stamp from uae embassy from manila, do i still need to return my documents for stamping or i can process my documents to uae ministry of foreign affairs directly. please sent your reply to lhordzsato@yahoo.com.ph thank u.
Aane Quinto
Tue, 1 Dec 2015 01:51 EST
Gud p po. ask q lang po how much po aabutin ng mag papa authenticated/UAE Stamp Authentication ng PRC Board of Ratings, Passing, Board of Diploma, TOR, RLE, Dimploma, COE, BC, PRC I.D. TNX PO
chris
Sat, 28 Nov 2015 01:58 EST
Good morning, meron na po aq authentication and red ribbon. kailangan ko stamp ng uae. Saan office nila dito sa dubai. saka magkano process nila. please tulungan nnyo aq. plz email me chrisromz20@yahoo.com
Amnahhantoubi@gmail.com
Mon, 23 Nov 2015 11:41 EST
Hi...im married with an emarati,he want to bring me to uae to live there for good..my question is that can we apply a visa here in uae embassy in manila or he need to get it there in uae embassy in their country. ..hope u can reply to my queries ASAP. .
Brylle
Mon, 23 Nov 2015 05:32 EST
MARRIAGE CONTRACT ATTESTATION
Hi! Good Day! I just want to know if how long it will take to get the attestation stamp for a Marriage Contract.

Thanks and have a great day!
alifian
Sat, 14 Nov 2015 15:33 EST
saya sangat butuh pertolongan anda
Sedikit Curhat...
Kami belum dapat momongan selama 9 Tahun menikah,
tapi akhir nya Do'a kami terjawab.
berikut ini Saya akan cerita....

Saya Alfian
Saya telah menikah Tahun 2005.
pada saat itu Saya bekerja di sebuah perusahaan kecil kontraktor perkebunan.
Tapi kini telah resign berhenti atas permintaan sendiri.

Disini saya akan bercerita tentang kehidupan perkawinan kami..
Dari pernikahan kami di Tahun 2005 sampai dengan 2013 kami belum di beri momongan oleh yang kuasa.
selama 8 Tahun kami menunggu dan berusaha, berobat kemana mana, ke dokter, tukang urut tradisional atas referensi
dari temen dan tetangga, bahkan sampai ke paranormal yang kata nya isteri saya kena guna-guna,
di situ saya sampai sempet tertipu, karena begitu kepengen dapat momongan, uang saya di tabungan habis terkuras..

Dulu di tempat kerja, Saya sempat berpikir, apakah mungkin karena sering saya tinggal kerja ( saya bekerja di hutan
selama sebulan sementara cuti off 1 minggu tiap-tiap bulan..)
maka nya isteri saya tidak pernah hamil ?

Akhir nya Saya memutuskan untuk istirahat kerja, fokus ke isteri saya yang juga hanya di rumah saja.
Setelah saya berhenti kerja, saya mencoba kerja di marketing, yaitu sales kanvas tapi di dalam kota, jadi bisa pulang
ke rumah kontrakan tiap hari...
selama hampir 1 tahun saya di palembang, dirumah, belum juga ada hasil, dan juga sempat berobat urut tradisional yang
banyak syarat-syarat nya, tidak boleh makan ini, makan itu, bahkan saya seorang suami tidak boleh makan makanan kesukaan
sendiri..tapi tetap belum berhasil....

Kemudian,seiring waktu, bekerja di bagian kanvaser kurang cocok, karena sering nombok, selalu selisih dengan penjualan.
kemudian kerja serabutan, ngojek motor, tp itu pun tidak berhasil.
isteri selalu cemas, takut di rampok atau pun hal jelek lain nya.


Saya sempet stress, uang tidak ada, kerja tidak, Saya sempet ngomong ke isteri, kalau samapi umur 45 Tahun, belum di beri momongan,
Saya minta yang kuasa cabut nyawa ini, buat apa hidup tanpa penerus, mungkin kesalahan ada sama Saya, biar isteri saya bisa melihat
masa depan yang lain tidak bersama saya, Isteri Saya menangis tersedu, dia tidak ingin di tinggal, dia juga pengen ikut,
kami berdua sama sama menangis sedih,
kami dulu tidak pernah pacaran, ketemu 2 bulan langsung nikah, jd masa-masa pacaran kami lewati setelah menikah, jadi anda bisa bayangkan
begitu mesra nya kami..
Tetapi, semua itu sirna, kalau kami lihat tetangga gendong anak nya, trus kalau lihat wanita hamil, isteri saya kadang menitikan air mata..

Karena butuh uang, butuh makan, saya memutuskan untuk kembali kerja di hutan lagi yang pulang nya sebulan sekali cuma seminggu.
Tapi, apa yang terjadi,,..
baru 1 bulan saya bekerja, isteri saya keguguran, waktu itu awal bulan, pas kebetulan jatah cuti, itu pun belum terima gaji pertama..
jam 6 sore, isteri mengeluh sakit perut, memang lagi telat 2 bulanan,
dan juga tidak pernah kami periksa, karena dulu dulu sering begitu, pas di tespeck. kosong nihil..
ternyata haid nya datang sore itu....
setelah sakit perut yang kata nya terasa pegal di perut, di diam kan,
pas jam 9 malem, cuci piring sambil cerita-cerita, saya sambil nonton TV,dia bilang seperti ada gumpalan yang keluar, karena pas lagi haid
jadi kami anggap wajar, dan setelah cuci piring, isteri Saya masuk ke kamar mandi untuk ganti pembalut...
Temen-temen tau gak apa yang terjadi..???

isteri Saya merintih memanggil nama Saya, sambil mata nya basah penuh air mata..
' Kakak,ini anak kita...'
isteri Saya menyodorkan gumpalan bulat seperti ( maaf..) gumpalan sebesar kuning telur ayam,
" INI ANAK KITA, KAKAK..."
isteri Saya sambil berurai air mata bilang begitu, ( maaf..) darah semakin banyak yang keluar, sambil dia membasuh, dia menangis,..
gumpalan tadi Saya ambil, Saya liat di bawah lampu, memang ada bentuk kepala, dan bentuk kaki tangan, mata pun keliatan seperti titik hitam..
Saya belum menyadari itu janin apa bukan...
Saya langsung menyebut yang maha kuasa. " Ya Allah...."
Saya menangis, isteri saya peluk, yang sedari tadi juga ikut mengamati gumpalan tersebut.
' YA ALLAH, Kenapa bisa begini, kenapa Kau belum percaya sama kami..?" aq membathin..

Kemudian Saya langsung hubungi orang tua Saya yang tinggal tidak begitu jauh dari kontrakan kami, Saya bilang kalau isteri saya lagi haid,
dan keluar gumpalan seperti janin,.
segera kami taruh di dalam mangkuk kecil, kami bawa langsung ke rumah orang tua kami kira-kira jam 10.30 malem, isteri saya waktu itu masih
kuat untuk berjalan. kami tinggal di sebuah rusunawa berlantai 4, dan kami tinggal di lantai paling atas.
Sampai di rumah orang Tua, kami ceritakan dan memperlihatkan mangkuk tadi, begitu di lihat, orang tua kami seperti tidak percaya, tapi itu
memang benar janin,dan orang tua kami memastikan betul janin.
ngobrol sebentar, akhir nya kami pulang ke rumah kontrakan kami di lantai 4...

Jam 11.30 malam itu, kami beranjak tidur, sambil menceritakan janin tadi,air mata isteri Saya bercucuran..
" KAKAK, KENAPA DIA BELUM MAU IKUT KITA...?
Saya terdiam, dia pun terdiam sambil terus terisak-isak muka nya basah oleh air mata.
Jam 11.45 malam, Isteri saya mengeluh, bilang kalau perut nya sakit melilit, tidak tertahan...
Saya elus-elus perut nya, dia bilang tidak tahan sakit nya...trus kekamar mandi, darah kembali keluar...
karena trerus menangis sambil merintih, akhir nya Saya inisiatif harus bawa ke rumah sakit.
Saya ambil kain seperlu nya. kemudian saya bawa kartu keluarga serta Ktp, harapan saya bisa bawa isteri ke rumah sakit...
Saya tuntun isteri turun dari lantai 4, tangga demi tangga, sambil isteri yang terus meringis,
tidak lama untuk bawa isteri saya ke rumah sakit, walau pun saya cuma pakai motor.

Sesampai di rumah sakit, syukurlah, langsung di tangani dokter, begitu dengar penjelasan dari isteri saya kalau dia keguguran..
Seorang diri saya menunggu, jam 2 dini hari saya di panggil dokter,bahwa menurut analisa, isteri saya memang keguguran di usia kehamilan
10 minggu dan isteri saya harus di operasi (Kuret..),
demi isteri, saya izinkan
tapi resiko nya infeksi, itu saja..
Jam 4 subuh. isteri masuk ruang operasi, Saya menunggu sendirian sambil terus berdo'a,semoga operasi lancar,sampai lepas subuh saya tidak tidur.
begitu jam 7 pagi, saya di beritahu kalau operasi selesai dan berjalan lancar. Saya mengucap " Alhamdullillah.."
Tak lama kemudian isteri saya keluar dengan ranjang dorong untuk di tempatkan ke ruang perawatan..muka nya pucat, tp kelihatan dari
raut nya senang melihat Saya ada di depan pintu.....
Saya sempat cium kening nya,...
Isteri saya dirawat di rumah sakit selama 3 malam,dan di hari ke 2, owner perusahaan tempat saya bekerja datang menjenguk,mengucapkan
rasa tidak percaya kalau isteri saya keguguran sekaligus gembira kalau isteri saya juga bisa hamil, karena beliau tahu kalau kami sudah
8 tahun belum berhasil mendapatkan momongan, beliau juga menyelipkan uang sebesar 300 ribu untuk tambahan uang saku biaya pengobatan.
Saya pribadi sangat berterima kasih kepada beliau yang begitu perhatian kepada kami,tapi sampai saat ini kami belum bisa membalas
kebaikan beliau kepada kami, Biarlah Yang Kuasa bisa membalas kebaikan beliau..Aamiin.....

setelah mengalami keguguran tersebut, saya kembali bekerja kelokasi lagi,.
namun setelah hampir 1 tahun saya resign berhenti kerja lagi, pengen tetap di palembang bersama isteri saya..
1 bulan setelah resign, saya kerja lagi di bagian marketing kembali atas referensi dari seorang Bos yang kenal baik dengan saya..
tidak sampai 2 bulan, saya berhenti, karena dianggap tidak bisa bekerja oleh seorang supervisor nya, dari pada bikin jelek nama temen,
saya kembali resign....kemudian saya kerja serabutan, dari ngojek, kenek bangunan saya jalani,..

beberapa bulan kemudian, isteri saya bilang kalau dia tidak haid sudah 2 bulan...
saya pun memaksa isteri untuk periksa tespeck, tp dia trauma, takut kosong lagi,
sore nya fari habis ojek, bermodalkan uang yang cuma 15 ribu, saya beli ke apotik tespeck 3 bh, yang harga hanya 4.500,-.
pagi hari, isteri saya paksa tespeck di kamar mandi..
lama gak nongol-nongol, isteri saya senyum bahagia, sambil memperlihatkan tespeck nya..
"KAK, LIHAT DULU INI, POSITIF, ADA DUA GARIS NYA.."
Saya lihat..."BENERAN..??...ALHAMDULLILLAH YA ALLAH...."
Kami berdua saling tatap, senyum sendiri sendiri....
"ADEK, DI JAGA YACH, JANGAN SAMPAI KECAPEKAN.."
itu Saya ingatkan ke dia...

sore hari sampai besok pagi hari nya tespeck yang 3 buah tadi, habis di pake buat ngetes lagi...ternyata,kalau memang hamil, tidak perlu
nunggu pagi hari buat tespek nya...whahahaha.....

trus isteri saya juga sempet bilang,kalau memang dia berhasil hamil, dia akan menyumbangkan beras 1 karung ke panti asuhan,,
karena isteri Saya ada simpanan emas setengah suku, maka segera kami jual 1.600.000,-, buat bayar nazar isteri saya tadi.
Saya beli beras kualitas satu, kemudian sisa nya periksa ke dokter specialis kandungan....
tapi yang membuat kami kecewa, setelah di USG, ternyata janin nya belum terlihat, jd belum bisa di pastikan hamil..
sedikit agak kecewa, tapi saya yakin isteri saya memang hamil, kami juga memborong buah-buahan muda untuk isteri saya, karena
tiap pagi mual terus...muntah tapi gak ada isi nya, saya juga beli susu hamil...

Singkat cerita,kandungan isteri Saya sudah menginjak usia 7 bulanan, minggu kemaren sudah kami USG di klinik, dan prediksi dokter, bayi kami
kelamin nya cewek.
untuk bertahan hidup makan sehari hari, Saya jual tanah yang cuma laku 10 juta..itu pun sudah habis bulan bulan lalu..yang rencana
buat modal usaha, ternyata uang segitu tidak cukup, habis bayar hutang dan belum lagi bayar kontrakan rumah yang nunggak 3 bulan...

Di saat ini, Saya merasa benar-benar terpuruk, bangkrut dan tidak punya uang,.
melamar kerja pun, tanya kesana kemari, umur 40 tahun sudah tidak di terima kerja lagi......
untuk makan sehari hari, kami irit...tapi begitu ingat yang di dalam perut, saya terenyuh, tidak tega, kenapa Anak yang begitu kami
tunggu selama bertahun tahun tidak dapat gizi yang layak, kenapa di saat anugrah itu datang, malah justru keterpurukan yang Saya alami,
kenapa tidak sewaktu saya masih begitu royal dengan uang,???
" Tuhan, apakah ini Cobaan sekaligus anugrah Mu yang tak ternilai..??

Tiap malam Saya tidak bisa tidur, memikirkan bagaimana cara lepas dari masalah keuangan ini....
Apakah Saya harus menyambut Anak pertama saya dengan wajah kusut memikirkan hutang.?
Apakah saya harus menyambut Anak pertama saya dengan pakaian bekas dari tetangga yang baik hati sama kami saat ini ??
Apakah Saya harus menyambut Anak pertama Saya dengan pikiran bagaimana harus membayar rumah sakit ?
SAYA TIDAK MAU BERPIKIR KALAU ANAK ITU BEBAN BUAT SAYA....
TUHAN SUDAH MEMPERCAYAKAN KAMI TITIPAN-NYA

lewat tulisan ini saya hanya ingin berbagi cerita dan mengharap bantuan,do'a dari teman-teman..
bila anda tidak keberatan, tolong di share juga cerita ini, saya minta do'a dan Aamiin nya teman teman sekalian.


dan bila Anda dari salah seorang pembaca yang dermawan mau menolong ikhlas kepada kami,
Saya saat ini sangat membutuhkah biaya, dana untu membantu isteri saya melahirkan dan menyambut anak pertama kami..
kalau anda tergugah, saya membuka hati anda, Saya sangat butuh bantuan Anda
di sini saya cantumkan no rekening bank a/n saya sendiri.

NO REKENING 040 162 1820
BANK BNI SYARIAH PALEMBANG
A/N ALIFIAN

Alamat kami :

JALAN LETNAN MUROD LRG RAMBUTAN
NO.936 RT.12 RW.04
PALEMBANG
30128.
HP. 0852 7391 6429

NO REK. 040 162 1820
BANK BNI SYARIAH PALEMBANG
A/N ALIFIAN
Misxyu@yahoo.com
Fri, 13 Nov 2015 17:35 EST
For uae stamp
Good morning! Sir/madam,I'm a wife of a worker in abu dhabi, is it Ok to go here in uae embassy manila for a stamp, after red ribbon for his documents, need for his renewal of visa?I need your opinion sir/madam,because in hearsays only DHL is allowed, is its true?

Post a comment on this page

We invite you to share your experiences with the United Arab Emirates Embassy — obtaining visas and other services, locating the building, and so on. Your comments may be seen by the public, so please do not include private information.

Your name
Headline
Your message
Max 2000 characters
 

This web site is not operated by the Embassy and your comments and questions will not necessarily be seen by its staff. Please note that this is not a forum for broad debate about the foreign policy of the United Arab Emirates, and such topics will be deleted.