Other Indonesian posts in Saudi Arabia

» Riyadh

Indonesian embassies in nearby countries

» Iran

» Jordan

» Kuwait

» Lebanon

» Qatar

» Syria

» United Arab Emirates

» Yemen

Indonesian embassies worldwide

Other embassies and consulates in Jeddah

Indonesian flag Consulate-General of Indonesia in Jeddah

AddressAl-Mualifin Street, Al-Rehab District/5
Jeddah 21411
Saudi Arabia
PostalPO Box 10
Phonelocal: (012) 671.1271
international: +966.12.671.1271
Faxlocal: (012) 673.0205
international: +966.12.673.0205
Emailkomjed@awalnet.net.sa
Web sitehttp://www.kjrijeddah.org.sa

» Can I visit Indonesia without a visa?

Comments on this Consulate-General

Showing comments 291–300 of 545, newest first.
<< < 1 2 3 ... 28 29 30 31 32 ... 53 54 55 > >>
ahli dongkrak
Wed, 12 Jun 2013 11:54 EDT
pak saya jauh2 dan panas2 ngantri mau bikin paspor,dan terima kasih ahirnya paspor saya udah jadi,TAPI kenapa KJRI bohongin orang bodoh dan miskin seperti saya ini,kata KJRI mau dibiknkan paspor,tapi paspor saya di tolak mentah2 dikantor jawajat,dan kata jawajat "INI BUKAN PASPOR TAPI INI SURAT PENGANTAR PULANG" karena maksud saya bikin paspor mau bekerja lagi dengan majikan baru,karena saya kaburan,bpk KJRI tolong jangan bohongin saya,bersikaplah adil dan jujur sesuai dengan pendidikan bapak,krn bpk2 digajih dari uang rakyat,tolong perhatikan rakyat kecil yang perlu makan...
Kaburan
Wed, 12 Jun 2013 05:52 EDT
salah siapa ???
hukumah/pemerintahan Saudi Arabia memberi toleransi bagi pendatang illegal, tapi kenapa pemerintahan Indonesia tidak bisa memanfaatkan kebijakan yang d berikan pemerintahan Arab Saudi tsb?..
cerita demi cerita teman2 TKI illegal mengalami kebuntuan yang sama, yaitu mentok d SPLP, baik yang berniat pulang maupun yang mau melanjutkan untuk bekerja d negara ini (KSA)..
saya sebagai TKI illegal d KSA yang berniat memanfaatkan kebijakan yang d berikan pemerintahan KSA untuk melanjutkan mencari nafkah d negri ini (KSA) tapi sekarang entah apa lagi yang harus saya lakukan kalau pihak pemerintah kita (Indonesia) seakan tidak mau bantu untuk mengeluarkan paspor asli (bukan SPLP), persyaratan2 demi persyaratan sudah saya penuhi sebagai mana d anjurkan pemerintah KSA, diantaranya
1.surat dari jawazat (formulir) yang d isi oleh majikan skrg.
2.surat keterangan sehat (medical) yang d keluarkan rumah sakit.
3.print out data yang diambil dari air port.
3.iqamah yang dulu.
persyaratan itu sudah saya penuhi, akan tetapi, saya mentok d SPLP, yang menurut pemerintahan sini tetap harus ada paspor asli, bukanlah SPLP, lantas, kenapa pemerintahan Indonesia hanya mengeluarkan SPLP, kenapa?.. :)
tidak sewperti negara lain yang pernah saya lihat d sini (KSA), seperti Philipine, pemerintahan Philipine menegeluarkan paspor asli bagi para tenaga kerja illegalnya walau mereka harus bayar sebesar SR 700,terus ada lagi Euthopia,India,Somalia dll mereka mengeluarkan paspor asli untuk para tenaga kerja illegalnya,kecuali Bangladesh yang sudah jelas d black list (tidak d ijinkan lagi kerja d negri ini seperti halnya pendatang lainnya), apakah nasib kita Indonesia sudah sama dgn Bangladesh makanya pemerintahan kita hanya mengeluarkan SPLP?..
dengan sudah terjadinya hal yang menimpa para TKI illegal seperti ini siapa yang salah, pemerintahan Saudikah, para TKI illegalkah atau pemerintahan kita Indonesia tercinta?..
menurut pandangan saudara/i bagaimana?..
kalau menurut saya sebagai orang bodoh,masyarakat jelata yang tidak tahu apa2,kesalahan ada pada pemerintah kita (Indonesia) yang menganggap remeh para masyarakatnya,tidak bisa menggunakan kesempatan atas kebijakan yang d berikan pemerintahan KSA,kenapa saya bisa berpendapat seperti itu?.. alasannya karena melihat negara2 lain bisa mengeluarkan paspor asli, bukanlah SPLP!.. :)
khamidah cilacap
Wed, 12 Jun 2013 02:05 EDT
permohonan pembuatan passport baru
ass.saya mohon buatkan passport baru,utk.pulang sblm ramadhon,tapi majikan belum ada waktu untuk pergi ke jedah,masih ngajar sekolah,lihat informasinya kok gitu ya,mohon dipermudah,kita kerja 3thn.udah kangen keluarga di kampung.wassalam.
devi
Tue, 11 Jun 2013 12:27 EDT
pemerintah indonesia tdk tanggung jwb atas rakyatnya.kenapa istri2 orang di biarkan keluar rumah,,,yg akhirnya mrk tambah berkembang biak kaya bebek.pergi ga bawa anak..pulang2 berbadan lima,,,lihat pa sby....rakyatmu tambah banyak...
salma
Tue, 11 Jun 2013 12:01 EDT
kenapa masih saja ribut,,introfeksi diri dong...oh yah para tkw kebayakan kabur dari majikan bukan karena kekejaman majikan..banyak buktinya di depan mata saya sendiri mereka kabur karena lelaki hidung belang yg kebetulan para tkw lagi kesepian di negri orang,jadi saya harap untuk para tkw introksi diri lah sedikit,,,,
nurhayati
Tue, 11 Jun 2013 09:01 EDT
Saudi arabia
Aslmkm kpd yth saya mu tanya bgaimna saya mau plng saya udh dpt paspor tapi kata jawajat paspor ini bkn asli gmn itu
Kaburan
Tue, 11 Jun 2013 06:31 EDT
Penjelasan
sdra Iwan, coba anda lihat secara jernih penjelasan saya ini!..
kebnyakan TKI illegal itu disebabkan pihak KJRI/safarah juga, kenapa saya bicara seperti itu?.. alasannya, bukan 1,2,3, akan tetapi banyak TKI yang melaporkan/ngadu kepada pihak KJRI atas perlakuan majikannya yang tidak senonoh, entah dari perlakuan sex, segi kerja, juga gaji yang tidak sesuai bahkan tidak dibayar, lantas bagaimana mereka (KJRI) mengurus TKI yang bermasalah tersebut?.. sdra Iwan, mereka banyak diabaikan, cuma kata sabar, sabar, sabar, dan sabar yang bkeluar dari mereka (pihak KJRI) tanpa ada kelanjutan hukum yang adil bagi para TKI tsb, nah lantas apa manfaat adanya KJRI kalau begitu caranya?.. makanya dengan pelajaran yang mereka dapatkan dari pihak pemerintah (KJRI) tsb, mereka lebih memilih jadi TKI illegal, karena apa?.. dengan atau tanpa adanya Safarah, keadilan bagi TKI tetap aja tidak didapatkan!..
sekarang, mereka anarkis seperti itu penyebabnya juga dari pihak KJRI sendiri dgn iming2 yang amat manis dan tidak transfaran kepada para TKI, tapi nyatanya gimana?..
sdra Iwan, kalau anda pernah atau bisa merasakan, bahkan berfikir jernih tentang ini, bagaimana tanggapan anda kepada pihak KJRI?!.. :)
Kaburan
Tue, 11 Jun 2013 06:11 EDT
SPLP
buat apa desak2an, kepanasan, kelaparan, banyak yang jatuh sakit, bahkan ada beberapa yang meninggal dunia lantaran janji pemerintah yang amat sangat manis untuk mengeluarkan paspor demi kelancaran merubah status kerja d negara ini, juga demi kelancaran pulang, katanya (pihak KJRI Jeddah), tapi nyatanya bukanlah paspor asli yang didapat, melainkan hanya SPLP yang ternyata dianggap tidak ada manfaatnya sama pemerintah Arab Saudi!..
kita hanya dibohongi oleh pihak pemerintah kita sendiri, kenapa kalian gak transfaran dalam ngasih keterangan?.. nyatanya SPLP tidak berlaku dan ditolak, ditolak, sekali lagi DITOLAK oleh pemerintah sini (Saudi Arabia) kalau untuk mengurus surat2 demi lanjutnya kerja dinegri ini walau dah dilengkapi dengan surat2 yang lainnya sebagai mana prosedur yang pernah diterangkan pihak pemerintah/KJRI penipu, sialan, bangsat, maling, yang seharusnya hukum bisa diterpkan kepada mereka sebagai mana halnya diterapkan kepada para maling ayam, juga copet yang kelaparan!..
SPLP ini bahkan untuk kaburan yang mau pulang aja sampai sekarang masih dipersulit!..
yang jelas pihak pemerintah Saudi Arabia menolak SPLP yang dikeluarkan pihak KJRI sialan!..
orang2 seperti kalian (pihak KJRI) tak pantas untuk gue hormati, kalian hanya maling, maling, maling, penipu berdasi!.. :D
ingat!..
Alloh itu maha adil, setiap apapun yang dilakukan umatnya, baik atau buruk, pasti akan ada balasannya!..
kalian pasti akan mendapat azab dari Alloh karena kelakuan kalian!..
pihak Safaroh/KJRI munafik!..
asep u rustandi
Tue, 11 Jun 2013 02:26 EDT
pasport
inpormasi pasport nama yeyen maryanah
fufu
Mon, 10 Jun 2013 06:49 EDT
saudi
HasbunaAllah wa nikmal wakeil

Post a comment on this page

We invite you to share your experiences with the Indonesian Consulate-General — obtaining visas and other services, locating the building, and so on. Your comments may be seen by the public, so please do not include private information.

Your name
Headline
Your message
Max 2000 characters
 

This web site is not operated by the Consulate-General and your comments and questions will not necessarily be seen by its staff. Please note that this is not a forum for broad debate about the foreign policy of Indonesia, and such topics will be deleted.